Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Tobat Massal, Hai Rakyat!!! (Mimpi menjadi Presiden)
(Saya ikut prihatin mendengar berita akhir-akhir ini, soal calon Presiden RI.) Hari Senin yang lalu, Bapak SBY memberikan jawaban atas pertanyaan wartawan di gedung Istana Negara. (Sesuatu yang memprihatinkan saya secara pribadi.)
Kata-katanya sederhana, terkait 26 calon Presiden yang mendeklarasikan diri, maupun yang masih belum.
(Secara Pribadi, kurang masuk akal ) kalau Presiden berbicara penggantinya sampai ada 26 Calon presiden. (Entah mengapa, saya merasa prihatin.) Dijaman sekarang, seharusnya mudah mengetahui siapa yang dianggap mumpuni menggantikan Beliau. Karena sekarang, (hemat saya,) jabatan Presiden bukan lagi jabatan yang dianggap terlalu Agung, Luhur. Banyak orang, setelah Era Eyang Soeharto, memakai gelaran “Presiden” untuk Ketua Partai, Perusahaan, dsb. Bahkan, mungkin Abang becakpun, bisa saja menulis dibecanya:”Becak Presiden”. (Siapa peduli?)
Pemilihan Presiden tidak mungkin ada 26 Calon Presiden, paling banyak 4 atau 3, mengingat syarat Pemilihan Presiden itu berat sekali. Harus melampui dukungan 20 % Rakyat atau Wakil Rakyat, secara teoritis. Itupun untuk sekedar “nampang” di Pemilihan Presiden. Apalagi menjadi Presiden “Mercusuar”. Apa itu Presiden “Mercusuar” itu?
Artinya, harus mampu menghadapi “Beban” Negara, Alam, Masyarakat, Individu. Jika tidak Indonesia tidak pernah “Lepas landas”. Maksudnya? jika Jakarta terjadi tsunami seperti di Aceh atau Mentawai, misalnya, siapa berani jamin, bahwa penanganan bencana tidak perlu diperbaiki sehebat-hebatnya. Jika pulau Jawa “tenggelam”, seperti karena lumpur Lapindo, siapa berani jamin, tidak perlu penanganan yang lebih baik lagi. dan jika-jika yang lain. (Sehebat-hebatnya).
Presiden 2014 harus mempunyai visi melangit. Tanpa “gila”, realistis, membumi. Karena 2014 itu sebentar lagi, maka seharusnya seluruh Rakyat Indonesia Intropeksi diri. (Bertobat Massal).
(Loh, koq, Rakyat disuruh bertobat Massal?) apa bukan Pejabatnya yang korupsi yang disuruh bertobat? (Capek dech, kalau berharap ada Pejabat yang Bertobat.) Biar Abang Becak saja yang bertobat, biar tukang Jamu saja yang bertobat, biar orang Melarat saja yang bertobat. Indonesia pastilah masih bisa ada Harapan. Sebelum tersapu tsunami-tsunami Korupsi, Banjir Kemiskinan, Banjir Hutang, ataupun Tenggelamnya Sang Negara di Timur Jauh ini, dalam catatan sejarah di kemudian hari. (Entah, karena apa?)
(Bagaimanapun, siapapun yang menjadi Presiden 2014. Kita Dukung.!!!)
waminhum man yaquulu rabbanaa aatinaa fii ddunyaa hasanatan wafii l-aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaaba nnaar
[Quran 2:201] Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.
(Mimpi bisa menjadi nyata hanya jika bangun dari mimpi dan mungkin kerja-keras).


dukung terus generasi muda indonesia.
hemmh,,setuju sekali,,,kalo nunggu pejabat yang tobat pasti gak bakaln ada,,,,,,,hufftt
betul sekali, jika warga negaranya baik, maka pemimpinnya pun akan baik.
Yang harus dihukum itu para koruptor yang jelas2 pengkhianat bangsa. wong tanahnya freeport, semua diangkut ke amrik. Disana baru diurai jadi emas, jadi perak, tembaga, bauksit dll. BIsa menghidupi rakyat amrik 1000 tahun tuh emas FREEPORT yang ditanam di gunung di California. Kasihan rakyat Indonesia, 1 per mil pun mereka tak dapat. Pemerintah cuma bisa ngandelin pajak, sementara hasil bumi dirampok di depan mata. Denger2 April ini, penjajahan ekonomi akan dimulai dengan Pertamax dan Premix yang tidak bisa dibuat Pertamina. Denger2 juga ada helikopter luar yang ngangkutin radioaktif Uranium yang jumlahnya SEPULUH RIBU TON di Sintang. Terus gimana tuh dengan kontrak2 tambang dan pengelolaan Pembangkit Listrik yang dishare ke negara2 lain? DICARI: PEMIMPIN YANG AMANAH, YANG BISA MENGAMANKAN ASSET-ASSET RAKYAT DAN MEMPERGUNAKANNYA UNTUK SEBESAR-BESAR KESEJAHTERAAN SELURUH RAKYAT bukan segelintir rakyat yang jual ijin kelola tambang ke asing dengan harga obral. Oya, dicari pula hakim2, polisi2, birokrat2, politisi2 pahlawan yang berani mendobrak dan menghukum para pencoleng tambang dengan hukuman sebesar2nya atas sebesar2nya kerakusan mereka memakan harta rakyat. Ingat Bung, kehidupan kalian cuma 1 kali, MATI SEKALI NAMUN HIDUP, HARUM TERUS DIKENANG SELAMANYA, DI HATI DAN JIWA BANGSA. ketimbang mati membusuk, diludahi, dicemooh, anak 7 turunan malu karena dicap turunan RAMPOK
SBY dkk memang kurang paham cara memimpin bangsa yang baik dan benar..?!!
tul sekali brow,,,kata2 nya sangat mengena,tp kurang sederhana,kalau kakek buyut bilang ngger,,,tentreme ati kuwi ono ing kene (sambil nunjuk pada dada sebelah kiri)lan tentreme ndonya kuwi asale soko penguoso (presiden),,,jelas presiden kita tidak fokus pada rakyat,tp masih gandhulan partai,,,ya sudah,,,,tunggu ambruknya partai tersebut,,,hidup kakek buyut
hahahaha desperado sekali sang penulis ini yaaa
indo blm kiamat msh ada byk sumber daya alamnya yg jika dikelola dg baik, tepat dan fokus dan diniatkan diorganisir secara jujur dan tepat benar2 utk kepentingan rakyat pasti akan berhasil. knp byk ketidak berhasilan krn tdk kerja sepenuh hati pikiran terbagi krn intervensi urusan kantong yg sebetulnya sdh cukup tp godaan sana sini kiri kanan byk sekali yg datang yg berbau UUD 45 (Ujung Ujung nya Duit 45 M tau2 mbekep mulut) siapa yg tdk tergoda? hayooo siapa? seorg yg betul2 jujur lillahi ta’ala dan belum teracuni “UUD 45″ ini tentunya masih bersih hati dan pikirannya krn belum makan makanan yg berasal dari sumber yg haram alias suatu sebab yg tdk halal. org2 yg meskipun awalnya jujur kmdn tergoda “UUD 45″ jgn kaget klo perilaku2 yg ditunjukkan di muka umum juga perilaku2 haram sbg hasil telah memakan makanan yg berasal dari sumber yg haram.
pemerintah skrg tdk bisa bekerja lg secara efektif krn masing2 sdg berdiam diri mencari jalan selamat bgmn caranya agar korupsinya KKN nya, hasil terima uang suap (dgn jaminan janji kerja berdasarkan jabatan dan kuasanya mengikuti keinginan penyuap tdk diketahui rakyat). yg skrg ini mereka pikirkan adalah bgmn tdk menjadi miskin krn dimiskinkan pengadilan rakyat.
Dukung Pak Sutiyoso beliau yg saya liat betul2 bisa tegas thd bawahannya yg korup dan berani memberantas mereka2 yg berotak busuk ini (krn makan makanan dari sumber yg busuk) yg kerjanya cuma bisa mikir gmn caranya bisa NYOLONG, meskipun kok pada akhirnya beliau bisa “terjegal” krn ketegasannya itu??? wallahu alam bi sahwab
Indonesia tdk akan pernah maju bila para penjilat, koruptor, pendusta, munafik (ini yg paling bahaya punya muka 10 alias dasamuka) masih bisa berkuasa atau dipercaya utk menjalankan pemerintahan tentunya akan membentuk pemerintahan yg entah seperti apa, mmg bisa berhasil 32 thn memerintah dgn katanya sih kliatannya aman tentram damai (apa iya????) toh hasilnya kini kita semua yg merasakan dan menanggungnya hiks hiks tak perlu sedu sedan itu yuk bangun negara ini dg bersatu bersama tanpa perbedaan partai ini jelek korup (mmg ada partai2 sebelumhya yg tdk korup?), partai paijo, saat partai painem jatuh jadinya partai si angela gak peduli banget atas kesulitan si partai painem, ini lah resiko membagi2 masy menjadi partai2 krn tetap kepentingan partai itulah yg menang yg akan didukung si punya duit, bagi2 duit critanya ya?
Ada gak sih yg bener msh mikirin rakyat? Jgn smp kita memilih org yg punya moto hidup : klo atasan kita kenyang kan kita jg enak…..kenapa sih gak prnh berpikir sekaliii saja : klo rakyat kita kenyang kan kita jg enak —- KAPAN ADA ORG YG BENAR2 MEMIKIRKAN RAKYAT???
Ada, tp yg bs menjamin kmdn tdk rusak dan menjamin tdk terkontaminasi dlm perjalanannya krn terkena racun “uud45M” tadi. Jadi siapa yg salah dlm hal ini?
Aku gak bisa komment, rupanya politikus indonesia gak bisa diharapkan kebaikannya. Jadi GOLPUT aja dakh